nobel-300x295

Pemberian penghargaan Nobel kembali lagi digelar tahun ini. Seperti biasanya, pemberian penghargaan bergengsi berdasarkan nama industrialis Swedia yang juga penemu dinamit, Alfred Nobel tersebut selalu menyajikan kejutan, selain pengakuan bagi para penerimanya. Tahun ini, seperti biasanya, komite Nobel menetapkan enam kategori. Pemenang setiap kategori bisa perseorangan, lembaga ataupun gabungan beberapa orang yang dinilai telah menghasilkan karya luar biasa. Keenam bidang tersebut adalah fisika, kimia, sastra/literatur, fisiologi/kedokteran, ilmu ekonomi dan perdamaian dunia.

Di bidang Fisika, komite menetapkan dua nama sebagai pemenang, yakni Peter Higgs dan François Englert terkait temuan “Partikel Tuhan”. Keduanya berbagi hadiah sebesar 8 juta krona Swedia (sekitar $ 1.200.000). Hadiah dan penghargaan aan diberian dalam sebuah upacara di Stockholm, Swedia pada bulan Desember 2013.

Di bidang Kimia, The Royal Swedish Academy menetapkan tiga nama sebagai pemenang. Yakni, Martin Kurplus, Michael Levitt, dan Arieh Warshel. Mereka berhasil mengembangkan model komputer yang digunakan untuk memprediksi dan memahami proses kimia. Ketiganya juga mendapatkan hadiah yang sama dengan peraih Nobel Fisika.

Di bidang Literature/Sastra, jatuh kepada penulis asal Kanada, Alice Munro. Munro yang telah berusia 82 tahun tersebut disebut sebagai “Master cerita pendek kontemporer.” Dia juga mencatatkan diri sebagai wanita ke-13 yang menerima Nobel Sastra sejak diberikan pada 1901.

Di bidang Fisiologi/Kedokteran, hadiah Nobel tahun ini jatuh kepada tiga Profesor. Mereka adalah James E. Rothman, Thomas Südhof, dan Randy Shekman. Mereka dinilai berhasil dengan temuan mereka yang menjelaskan bagaimana paket kecil yang disebut vesikel mengatur dan memberikan zat seperti hormon, enzim, atau neurotransmitter baik di dalam dan di luar sel.

Di bidang Perdamaian Dunia, di luar dugaan, hadiah Nobel jatuh kepada Organisasi Pelarangan Senjata Kimia (OPCW). Ini sekaligus memupuskan harapan banyak kalangan yang mengharapkan hadiah itu jatuh kepada remaja asal Pakistan yang selamat dari maut akibat diberondong peluru oleh kelompok Taliban, Malala Yousafzai. OPCW yang berbasis di Belanda dan berkontribusi besar menegakkan Konvensi Senjata Kimia Internasional tersebut diganjar Nobel atas “upaya luas untuk menghilangkan senjata kimia.” Saat ini, tim tersebut sedang bekerja memusnahkan senjata kimia milik Suriah.

Di bidang Ilmu Ekonomi, hadiah Nobel tahun ini jatuh kepada tiga orang. Yakni Eugene F. Fama, Lars Peter Hansen dan Robert J. Shiller. Ketiganya berhak atas penghargaan itu atas karya mereka tentang “Analisis Empiris Harga Aset”. Karya mereka memungkinkan dilakukannya prakiraan meluas atas harga-harga saham dan obligasi dalam periode yang lebih lama, seperti tiga hingga lima tahun mendatang.